carita kopasanDecember 30, 2008 7:29 pm

Sebagaimana kita ketahui bahwa perubahan/perpindahan tahun antara tahun Islam (komariyah) dan tahun masehi (syamsiah) tidak begitu jauh, hanya beda beberapa hari. Tahun Islam dari tahun 1429H ke 1430H. Dan tahun masehi dari tahun 2008 ke 2009. Subhanallah tidak terasa jalannya satu tahun ini, sangat cepat sekali. Umur bertambah, tetapi kekuatan tenaga dan pikiran berkurang, kesehatan semakin memburuk, maka ini adalah pertanda bahwa kita harus meningkatkan usaha mengumpulkan bekal, untuk pulang ke tempat yang abadi.

Maka marilah kita simak doa dibawah ini. mudah2an ada mangpaatnya untuk kita semua.

DO’A AKHIR TAHUN

Fadzilah do’a akhir tahun

Yaitu hendaknya dibaca tiga kali pada ahir waktu ashar, hari 29 atau 30 dari pada bulan Zul-hijjah, barang siapa membaca do’a ini dari pada waktu yang telah tersebut, maka berkatalah syetan; kesusahanlah bagiku dan sia-sialah pekerjaanku menggoda anak Adam pada setahun ini. Maka dibinasakan dalam satu saat jua, dengan membaca do’a in, maka diampuni Allah sekalian dosanya yang setahun ini.

Inilah do’anya: dalam terjemahan:

Dengan menyebut nama Allah yang Pengasih dan Penyayang, Semoga Allah selalu melimpahkan rahmat dan salamnya kepada junjungan kita nabi Muhammas s.a.w, keluarganya dan sahabatnya. Ya Allah apapun yang telah aku lakukan dalam tahun ini berupa apa saja yang Engkau telah mencegahku dari padanya, padahal aku belum bertaubat dan Engkau belum merelakannya serta belum melupakannya dan Engkau telah mengasihi aku disa’at-sa’at Engkau kuasa menyiksaku, dan Engkau telah mengajakku bertaubat dari padanya setelah aku berani menjalankan maksiat kepadaMu, maka sesungguhnya aku minta ampun kepadaMu. Ya Allah apapun yang aku lakukan dalam tahun ini berapa saja yang telah Engkau merelakannya dan telah menjajikan pahala kepadaku atasnya, maka sekarang aku minta kepadaMu, wahai Dzat Mulia,, yang mempunyai sifat Agung dam mempunyai sifat Mulia. Semoga Allah berkenan menerima amal-amalku (setahun yang telah lewat) tersebut, dan semoga Allah tidak memutuskan harapanku kepada Engkau wahai Dzat yang Maha Mulia. Dan semoga Allah melimpahkan rahmat dan salamNya kepada junjungan kita nabi Muhammad s.a.w keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Bacalah do’a akhir tahun ini sebanyak 3 kali pada akhir bulan Dzul Hijjah menjelang petang. Dengan mengamalkan itu, InsyaAllah kita selalu dalam kerelaan Allah. Catatan dari saya: Sebagaimana saudra ketahui, saya mengaku saja. Suka tidak mengetahui pergantian tahun dalam tahun Islam, tahu nya pergantian tahun dalam kalender masehi, insyaAllah Allah yang menciptakan pergantian bulan dan tahun, kalau kita yang tahunya tahun masehi, marilah kita berdoa ahir tahun ini, kita lakukan setelah solat isa tanggal 31 Desember. Kita berniat berdoa ahir tahun ini pada waktu itu, semoga Allah menerima doa kita, karena Allah lah yang Maha Pencipta dan Maha Mangetahui. Allah pencipta bulan dan matahari.

DOA AWWAL TAHUN

Fadzilah Do’a Awwal Tahun

Yaitu hendaklah dibaca doa ini tiga kali setelah sembahyang Maghrib pada malam satu hari bulan Muharram (catatan: pergantian bulan islam adalah dalam waktu magrib dimana kita melihat bulan). Dan barang siapa membaca do’a ini maka bahwasanya syetan berkata: Telah amanlah anak Adam ini dari padaku barang yang tinggal pada umurnya pada tahun ini karena bahwasanya Allah Ta’ala telah mewakilkan dua Malaikat memelihara dia pada fitnah syetan.

Inilah do’nya dalam terjemahan:

Dengan menyebut nama Allah yang Pengasih dan Penyayang. Dan semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kita nabi Muhammad s.a.w., keluarga dan sahabat-sahabtanya. Yang Allah Engkaulah yang abadi, dahulu , lagi awal. Dan hanya kepada anugrahMu yang Agung dan kedermawanMu tempat-tempat bergantung. Ini tahun baru benar-benar telah menghadap (datang). Kami meminta kepadaMu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) syetan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami minta bantuan untuk mengalahkan hawa nafsu yang mengajak keburukan dan kami minta bantuan agar dapat sibuk dengan sesuatu yang dapat mendekatkan kami kepadaMu, wahai Dzat yang mempunyai keagungan dan kemulyaan. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salamnya kepada junjungan kita nabi Muhammad s.a.w., keluarga dan sahabatnya.

Bacalah do’a awal tahun setiap tanggal 1 Muharram (tahun baru) pada petang hari atau sehabis salat maghrib sebanyak 3 kali. Maka Allah akan memberikan perlindungan dan pertolongan dari segala macam bencana dan godaan syetan. InsyaAllah dalam tahun ini akan terjadi perubahan yang membawa kebahagiaan dan ketentraman lahir batin. Allah akan mengutus dua malaikat yang selalu menyertainya agar tidak terjerumus kedalam tipu daya syetan dan nafsu angkara murka yang bisa membawa kepada kehancuran di dalam kehidupannya. Catatan: kalau kita mengikuti tahun baru masehi, insyaAllah mari kita lakukan doa Awwal tahun ini setelah jam 12 malam pada tgl 1 Januari setelah solat tahajud. Marilah kita berihtiar untuk melakukan doa2 ahir tahun dan awwal tahun ini menurut tahun mana yang kita ambil. Insyaallah Allah, Allah Maha Mengetahui dan Maha Pencipta. Allah yang Menciptakan peredaran bulan dan matahari. Inysaallah ke dua2nya Allah akan menerima do’a kita, ‘amalu binniyat. Allahu’alam (Allah yang Maha Mengetahui segala sesuatu)

carita kuringDecember 26, 2008 10:29 pm

Beberapa hari yang lalu sudah tersiar berita di TV bahwa pemerintah akan menyalurkan hadiah berupa uang untuk warganya yang: orang2 yang berpenghasilan rendah, pengsiunan2, janda2, duda2 dengan anak atau sendiri yang tidak bekerja.. Tapi ketika di umumkan melalui TV saya mendengar  katanya uang itu bukan untuk di tabungkan, atau bukan untuk bayar utang, tapi uang itu betul2 untuk di belanjakan.

Apa sebabnya pemerintah melakukan hal demikian. Seperti kita tahu dengan akibat krisis ekonomi hampir di seluruh dunia, dimana harga bahan bakar melambung tinggi, mengakibatkan semua barang2 terutama harga bahan pokok yang dibutuhkan manusia ikut melambung juga, maka dalam soal businis daya beli  menurun. Banyak orang yang tidak dapat menjangkau  memenuhi kebutuhan hidup se-hari2.

Nah untuk memperbaiki hal yang demikian, pemerintah ada insiatip untuk memajukan busnis kembali dengan jalan pemerintah mengeluarkan biaya, dengan memberikan hadiah uang dgn cuma2 kepada rakyatnya yang kurang mampuh untuk berbelanja. Apalagi dalam saat ini waktunya orang2 akan memeriahkan hari natal, yang mana majority di tempat saya tinggal adalah orang2 yg akan memeriahkan hari natal (Kristen).

Cara pembagiannya, sebagaimana keharusan semua orang di tempat saya tinggal harus punya rekening bang, dan orang yang bekerja diharuskan punya nomor pajak, karena semua gajih, upah atau tunjangan2 dari intansi, perusahan atau kantor2 baik pemerintah atau swasta, harus melalui bang.

Jadi orang2 akan menerima gajihnya atau pendapatannya dengan aman, tanpa ada catutan, sogokan atau, berdesak2an untuk mengantri. Karena semua orang punya pendapatan, walaupun yang tidak bekerja ada tunjangan pengangguran.

Nah begitu juga waktu menerima hadiah uang dari pemerintah uang yang di berikan oleh Departemen Sosial uang itu langsung masuk ke bang nya masing2.

Maka ketika waktunya menerima pengsiunan saya langsung ke bang untuk me-ngecek nya. Alhamdulillah uang itu sudah masuk di rekening bang saya. Ketika saya pergi ke mall untuk membayar  telepon dan listrik, saya melihat banyak sekali orang2 yang sedang berbelanja. Saya melihat orang2 dengan troley2 mereka yang penuh dengan segala macam barang, terutama mainan anak2 dan hadiah2 untuk hari natal. Sepertinya orang2 betul membelanjakan uang hadiah dari pemerintah itu untuk berbelanja menyenangkan keluarga, Termasuk saya sendiri, membeli hadiah mainan untuk cucu2 saya….he …he ….he.

Disini saya hanya  mau menceritakan perbedaan hidup yang dirasakan rakyat banyak di tempat saya berada. Kalau di semua tempat melakukan apa yang pemerintah lakukan di tempat saya tinggal, tidak mungkin adanya kemiskinan, tidak mungkin adanya kelaparan. Cara pemberian gajih pekerja, upah buruh yang mana mereka terima dari perusahan2, kantor2 atau instansi2 harus melalui dari bang ke bang, dengan cara begini insyaAllah itu akan terhindar dari, catutan, sogokan, berdesak2an dll. Begitu juga orang2 yang memenuhi syarat untuk menerima tunjangan, mereka mendapatkan tunjangan itu melalui dari bang ke bang juga.Apa sebabnya semua penduduk di tempat saya tinggal semua mendapat penghasilan? Mungkin sistimnya sistim kepercayaan yang kita anut (syariah), yaitu diambil pajak (zakat) dari orang2 yang bekerja, seperti orang2 yang bekerja di kantor, pengusaha2, mentri2, selebrity2 diwajibkan bayar pajak, pokoknya orang yang berpenghasilan atau berpendapatan (padahal di tempat ini tidak tahu akan syariah). Semakin tinggi penghasilan atau pendapatan semakin tinggi pajak dikenakan. Nah pajak itu di tarik setiap dua minggu sekali langsung di potong dari gajih2, upah2. pendapatan2 mereka. Karena disana gajih atau upah di berikan tiap dua minggu sekali (mungkin ini yg di sebut zakat mal). Dari penarikan pajak2 itu, hasilnya di berikan kepada orang2 yang tidak bekerja. Jadi yang tidak bekerja mendapat tunjangan pengangguran. Dalam hal ini semua rakyat dapat penghasilan untuk hidup. Karena kejujuran orang2 yang melapor tentang pendapatan2 mereka, maka penarikan pajak itu tersalur dan cukup dibagikan kepada orang2 yang berhak untuk menerima tunjangan. Nah apakah cara begitu tidak bisa di lakukan di tempat2 yang lain?? Apalagi kalau di tempat2 itu percaya akan syariah, yang mana diwajibkan untuk membayar zakat atau sedekah bagi yang mampu melakukannya. Cara pemungutan pajak dan penyalurannya terhadap orang2 yang berhak itu melalui dari bang ke bang, karena sebagaimana saya katakan diatas semua rakyat punya rekening bang. Jadi cara penyaluran uang dari bang ke bang itu akan terhindar dari catutan, sogokan, potongan, ber-desak2 dll. Jadi orang2 akan merasa aman menerima uang itu. Apalagi sekarang banyak ATM. Jadi kita dapat mengecek, menarik atau menabung melalui ATM. Begitulah sekelumit cerita yang mudah2 an dapat ditiru oleh pemimpin rakyat dimanapun kita berada. Karena jabatan para pemimpin akan ada pertanggungan jawabnya di aherat nanti.

Berilah kesejahtraan kepada rakyat…………..

carita islamiDecember 23, 2008 8:24 am

Umar bin Alchattab r.a berkata: Pada suatu hari ketika kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah s.aw. tiba-tiba muncul seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih, rambutnya terlalu hitam, tidak kentara padanya bekas perjalanan dan tiada seorangpun di antara kami yang mengetahuinya. Duduklah ia kedekat Nabi, maka disandarkannya kedua lututnya kepada lutut Nabi, dan diletakkannya kedua telapak tangannya diatas kedua pahanya, lalu ia berkata: ya Muhammad  kabarkanlah kepadaku apakah Islam; Rasulullah menjawab: Islam yaitu:

Mengetahui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad itu Rasul Allah.

Mengerjakan sembahyang.

Mengeluarkan zakat.

Berpuasa dalam bulan Ramadhan, dan.

Mengerjakan haji ke Baitullah jika mampu dijalannya.

 Benar engkau, kata orang itu. Maka kami tercengang memperhatikan orang itu, karena dia yang bertanya dan dia pula yang membenarkan. Kemudian laki-laki itu bertanya lagi Kabarkanlah kepadaku apakah iman? Rasulullah menjawab:  Iman yaitu percaya kepada: 1. Allah, 2. Mala’kat, 3. Kitab-kitab, 4 Rasul-Rasul, 5. Hari kemudian dan 6. percaya kepada takdir baik dan buruk dari Allah Ta’ala.

Benar engkau, kata orang itu. Maka lak-laki itu berkata lagi: Kabarkanlah pula kepadaku: Apakah ihsan? Rasulullah menjawab: Ihsan yaitu menyembah kepada Allah, se-olah2 engkau melihat Allah, da jika kamu tidak dapat melihat Allah maka Allah tetap melihat kamu. Kemudian bertanya pula: Bilakah hari kiyamat? Jawab Nabi: orang yang ditanya tidak lebih mengetahui dari yang bertanya. Kalau begitu terangkan tanda2 kiyamat. Jawab nabi: jika hamba sahaya telah melahirkan majikannya, dan orang-orang fakir miskin yang tidak bersepatu, tidak berpakaian hidupnya hanya menggembala kambing, mereka ber-lomba2 membangun gedung-gedung besar. Kemudian laki-laki itu pergi. Sayapun termenung sejenak, lalu Nabi bertanya: Ya Umar, tahukah kamu siapa orang yang bertanya itu? Jawab Umar: Allah dan Rasulullah yang lebih mengetahui. Jawab nabi. Itulah Malaikat Jibril, datang mengajarkan agama Islam kepadamu.

carita tembangDecember 21, 2008 8:02 pm

by Stinky ( 358 views)
[ print lyric | tell a friend ]

Ada yang memang harus kukatakan padamu
Mungkin akan terasa menusuk di hatimu
Semata ku tak ingin
Waktumu kan percuma

Kar’na aku tak pantas
Menjadi pendampingmu
Kau harus dapatkan yang lebih
Terbaik dariku

Maafkan aku…

Bahwasanya aku
Kubangga bisa mencintai dirimu
Dan bila akhirnya ku harus tegar
Melepas dirimu

Bahwasanya aku
Kubangga bisa menjadi kenangan
Meskipun ternyata dirimu
Bukan untukku

Apa yang kukatakan bukan suatu alasan
Tapi jujur adanya
Yang lama kupikirkan

carita para mitraDecember 18, 2008 4:48 am

Oleh: Teteh Dedeh Sartika ( Teteh_ds)

Kisah Perjalan Umroh kami Assalamuallaikum Wr. Wb.

Pada Tanggal 30 April sampai dengan 10 Mei 2008, Ahamdullilah saya dapat mengunjungi Baitullah kembali untuk melaksanakan Umroh , karena pada  bulan Desember 2004 kami ( saya dan suami ) telah dapat menunaikan  Rukun Islam yang ke 5 ( Pergi Haji seperti yang pernah saya kisahkan dalam bentuk tulisan Perjalanan Haji kami beberapa   tahun yang lalu ).

Pada kesempatan ini saya akan mengisahkan perjalan Umroh yang saya rasakan kenikmatan yang tiada taranya yang saya dapatkan, memang dirasa sangat kurang sekali 10 hari, namun kesempatan seperti ini tidak semua orang  bisa mendapatkannya, karena itu saya sangat bersyukur Kepada Allah SWT, yang telah memberikan Hidayahnya dan Rizki yang cukup, sehingga saya dapat berangkat kembali ke Tanah Suci.Rombongan kami memakai Mariyam Tour, dengan jumlah peserta 22 orang,termasuk Pembimbing 2 orang. Pada awal pendaftaran ( keberangkatan ) ada sedikit kendala, seperti diharuskannya mempunyai Kartu Kuning, Jadwal keberangkatan yang tertunda, dll, namun hal itu tidak membuat hati saya surut, saya pasrah dan selalu berdoa, semoga di Tanah Suci mendapatkan kemudahan dalam segala hal, dan Alhamdullilah Doa saya di Kabulkan Allah SWT. Jadwal keberangkatan sudah didapat, dengan hati berbunga-bunga sebelum berangkat saya mengadakan pengajian di Musholla terdekat dihadiri oleh tetangga2 dekat minta didoakan agar dimudahkan dalam perjalan, disehatkan dalam menjalankan Umrohnya, sehingga dapat kembali ke rumah dalam keadaan sehat wal afiat dan Insya Allah haji yang Mabrur.

Perjalanan rombongan kami tidak langsung menuju Jeddah, namun transit dulu di KL 1 malam,  dan di Bahrain 1 Malam, dikarenakan memakai Maskapai Penerbangan Gulf Air, milik Negara Bahrain. Bahrain merupakan Negara Uni Emirat Arab, yang sudah sangat Modern – jika dibandingkan dengan Saudi Arabia, terlihat dari Bangunan-bangunan yang sudah menyerupai bangunan2 gaya Eropa, begitu pula dengan pakaian wanita dan pria sudah banyak  yang memakai pakaian Jeans dan Hem. Tidak memakai Abaya seperti layaknya wanita di Saudi Arabia.

Namun yang sangat mengagetkan saya adalah harga2 bukan main mahalnya, mata Uang di Negara tersebuat adalah Dinar Bahrain – Nilainya adalah 21.300 rupiah / 1 Dinar,  hmmmmmmm lebih tingi dari Dollar Amerika nilainya. 1 botol air mineral harganya diatas 15 ribu hahhahaa,  pengalaman yang sangat mengesankan. Ternyata  penting juga yaaaaaaa…..kalau mau melancong ke Negara-negara lain itu , harus tau dulu nilai-nilai mata uangnya…………., ternyata Indonesia surga dunia kalau untuk belanja hehehehehe.                                                                                                      

Setelah sarapan pagi,  kami sudah bersiap2 menuju Bandara , Hmmm Kota yang Indah…… karena sebagaian Kotanya adalah Daratan buatan, semacam Kanal…….apabila dilihat dari Udara , duhhhhhh cantik betul,  seperti Ikan- ikan yang sedang berenang di Air yang sangat biru,  tetapi kalau kita perhatikan……, sebenarnya  bungalow yang sangat indah dengan pohon2 nyiur/berjejer rapi mengellilingi bungalow tersebut.

Jam menunjukan pukul 10.00 pagi …..sebentar lagi Pesawat akan take off, dari Bandara yg sangat mewah…..menuju Bandara King Abdul Aziz di Jeddah. Perjalan hanya memakan waktu 3 Jam , sehingga Zuhur kami sudah sampai di Jeddah, setelah pemeriksaaan Dokumen/Pasport dll, kami diberangkatkan dengan Bus Wisata,  menuju Medinah….., Sepanjang perjalaan mata puas memandang, dimana-mana  gurun-gurun  pasir atau bongkahan-bongkahan  gunung berbatu yang dilihat, sesekali ada rumah / mungkin Pos penjagaan,  yg hanya di huni oleh 1 atau dua polisi Patroli.  Saya bersyukur bisa melihat pemandangan seperti itu, karena ketika ber Haji tahun 2004 – 2005,  perjalanan Medinah Mekah dilakukan malam hari, sehingga tidak terlihat dengan jelas, dan pada Umroh kemarin keajaiban Dunia, diperlihatkan Allah SWT.                                                                                      

Saya bersyukur dalam hati Ya Allah  terima kasih, Engkau telah  memberikan kesempatan kepada hamba untuk melihat Dunia yang lain, betapa Maha Perkasanya Engkau Ya Allah, telah menciptakan Alam semesta ini, Tempat yang kering kerontang, Udara yang panas membara,  sehingga daerah  yang subur makmur, hijau Ranau  dengan udara yang sejuk , tak tersasa air mata jatuh berderai…….., merasa betapa kecilnya hamba dihadapan Mu Ya allah.

Kami melaksanakan Sholat Zuhur dan Ashar di perjalaan,  dan banyak bertemu dengan para Jemaah Umroh, dari berbagai Negara di Tempat tersebut.

Azan berkumandangan, Suasana seperti ini yang sangat saya tunggu-tunggu, panggilan Sholat magrib..berkumandang dengan merdunya  , bergegas Jam menunjukkan 17.55 Waktu Medinah, sebentar lagi Azan Magrib kami melaksanakan Sholat Magrib…., Alhamdullilah Rombongan kami mendapat Hotel yang sangat dekat dengan Masjid Nabawi,  dari ruang makan terlihat sangat jelas Mesjid yang sangat Megah ini. Saya sujud syukur………, Alhamdullilah Ya Allah……kami dapat berkunjung kembali  dan Sholat di Mesjid Nabawi yang sangat Indah. Saya berdoa untuk keluarga , teman sahabat, agar dapat kesempatan seperti Hamba Ya Allah.

Hari ke 2 kami mengunjungi Mesjid Qiblatain, Pasar Kurma dan daerah yang sangat luas di batasi oleh gunung batu yang berwarna warni, ada merah , Abu-abu kehitaman  yang disebut dengan Medan Magnit , pemandangan yang sangat menakjubkan, mendekati Medan Magnit  Mobil sengaja tidak di nyalakan, tetapi bisa jalan sendiri, malah teman-teman , bergantian mencoba untuk mengemudikan ,  ketika turun dari kendaran membawa payung……..betul rasanya, badan saya rasanya tersedot……oleh udara dan angin.  Pengalaman yang sangat menakjubkan.  pohon-pohon yang sangat rindang,  walaupun dengan dahan-dahan yang sudah kering, tidak mengurangi keindahan disekitar Medan Magnit tersebut.  Kami pun mengunjungi Pasar Kurma, beraneka macam kurma di jual disana, ada Kurma Medinah – Kurma Nabi,  kurma yang dalamnya ada coklat juga coklat dan  permen beraneka rasa, keinginan  mau borong semuanya, kalau tidak ingat bahwa bagasi yang diijinkan hanya 20 Kg. ada juga di jual Kurma muda….yg sudah di jadikan bubuk, seperti teh,  konon katanya untuk kesuburan,  saya pun tak lupa membelinya, karena ingat Mantu dan teman-teman  ada yang minta dibawakan,                                                         

Siang hari waktu Zuhur kami sudah berada lagi di Hotel, dan dapat melaksanakan Sholat-sholat di Mesjid Nabawi,  selesai Sholat Isa, rombongan kami  sepakat untuk ke  Raudoh ( tempat Makam Nabi Muhammad SAW ). Ribuan Jemaah berdesakan namun Askar sangat tanggap akan hal ini, mereka umumnya sudah bisa bicara bahasa Indonesia…,  yang di dengar………..Ibbbuuuu  ddduuudukkk,  sabaaarr sabar….., Nah kata-kata seperti ini menjadi buah bibir dikalangan kami dan setiap ketemu dengan teman-teman sesama rombongan  selalu kita katakan “  IIIBUUUUU   DUDUUUKK IIBUUUUU “ apa lagi ada teman sekamar  yg sangat pandai menirukannya.

 Jemaaah dari Turki, Iran, India, yang berbadan besar-besar tidak dibarengkan dengan Jemaah dari Indonesia, yang rata berbadan setengahnya dari mereka, karena akan tergencet atau terdorong kalau dibarengkan, Syukur ALhamdullilah saya dapat masuk dan sholat di karpet yang hijau dan  sangat wangi, sekali lagi Allah SWT, memberikan kemudahanya, sehingga saya  dapat membantu 2 orang teman  dan menjaga dengan merentangkan tangan  ketika  mereka sholat .

Keesokan harinya…….setelah sholat zuhur, kami sudah bersiap2 akan melaksanakan perjalan ke Mekah, kami melaksanakan mandi Umroh dan memakai pakain putih, dengan tidak memakai wangi-wangian,  di perjalaan berhenti untuk  melaksanakan Miqod di Biir Ali( maaf klw tulisannya salah) dan sholat 2 rakaat,  dalam perjalanan dilarang untuk bicara yang kasar , mengumpat, marah , membicarakan orang yang dikumandangkan  hanyalah talbiyah……..,Labaik  Alloohuma labaik….labaik kalla sarikala kala baik, Inal hamda wa nikmata lakawalmul laaa sayikalak.                   

Air mata mengucur deras….. rasa sedih haru, syukur menjadi satu, apalagi Pak Ustad sangat pandai sekali membawa kepada suasana yang khusyuk penuh dengan doa-doa yang terdengar halus mendayu-dayu, tidak ada satu pun Jemaah yg tidak mengeluarkan air mata,  sedih sekali.

Suasana yang betul-betul mengharukan apalagi dikiri kanan kami sepanjang perjalanan hanya terlihat  bongkahan batu-batu  yang sangat besar konon teman pernah cerita bahwa bongkahan-bongkahan batu tersebut, akan menjadi bara api yang sangat panas di Neraka, duhhhhhhhhh takutnya , Astagfirulloh hal Azim.

 Tidak terasa……………waktu yang ditempuh selama 6 jam,  rombongan kami telah sampai di Mekah dengan selamat,  sujud Syukur tidak henti2 nya saya lakukan,  karena mendapatkan Hotel yg sangat dekat dengan Mesjid Haram. Hanya dibatasi warna lantai saja yg berbeda. Setiap kamar ditempati oleh 2 orang,  teman sekamar saya lucu dan kocak sekali orangnya…….., selalu ceria dan suka sekali jajan……..duuhhhhhh makanan apa saja dibeli dan dicoba……., yang jadi ketempuhan ya saya ini hehehehhehehe,  pulang Umroh malah naik lagi berat badannya hahahhahaha, alasan teman saya……”…biarin biar kuat, dan sehat selama di sana “.

Setelah melaksanakan Sholat Isa, kami melaksankan Tawaf 7 putaran,  dilaksanakan dengan mudah tidak berjejal-jelal, karena waktu telah menunjukkan pukul 23.45 malam, kemudian Sholat 2 Rakat dan berdoa menghadap Hijir Ismail , kemudian minum Air Zam zam, rasanya nikmat sekali. Dan doanya sebagai berikut : Ya Allah aku mohon Kepada MU, Ilmu pengetahuan yang bermanfaat, rizki yang luas dan kesembuhan dari segala penyakit dan kepedihan dengan RahmatMU Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih dari Segenap Pengasih “

Kemudian melaksanakan Syai..,7 balikan, Antara Syafa dan Marwa, ketika  melewati lampu Neon berwarna Hijau, ( diantara dua pilar Hijau )  para jemaah laki-laki melakukan lari-lari kecil, dengan membaca  Ribigfir warham wa’fu wa takarram, wa tajawaz amma ta’lam. Innaka ta’lamu ma la na’lam , innaka antallahul-azzu-akram.  Tapi klw jemaah wanita tidak diharuskan,berlalri-lari kecil tapi berjalan seperti biasa saja. Dan setiap kita sampai di Syafa maupun di Marwa, dan dalam perjalana bulak – balik melakukan /membaca doa-doa,  ada Mutawif ( pembimbing ) yang membacanya, jadi kita mengikuti saja.

Jam telah menunjukkan pukul 02.45 menit , ketika kami selesai melaksankan Syai….., kaki terasa berat dengan nafas yang terengah-engah, namun kegembiraan segera memenuhi rongga hati kami, satu demi satu rambut kami di gunting, sambil berdoa. Ada arti dari Doa menggunting rambut yang sangat menyentuh hati yaitu “ Ya Allah ampunilah orang yang mencukur dan memendekan rambutnya wahai TuhanYang Maha Luas ampunannya, Ya Allah tetapkanlah untuk diriku setiap helai rambut kebajikan dan hapuskanlah untukku  dengan setiap helai rambut kejelekan. Dan Angkatlah derajatku di SisiMU.  Dan ada lagi Doa setelah menggunting rambut Segala puji bagi Allah yang telah menyelesaikan manasik kami, Ya Allah tambahkanlah kepada kami iman, keyakinan dan pertolongan dan ampunilah kami, kedua orang tua kami dan seluruh kaum muslimin dan muslimat.                                                                       

Jam telah menunjukkan pukul 03.00 kami kembali ke Hotel, dan menyempatkan istirahat kira-kira 1 jam,  jam 04.00 kami kembali lagi ke Mesjid..melaksanakn sholat-sholat Sunah sambil menunggu Azan Subuh, setelah Sholat subuh, kami berdua dengan teman sekamar melaksanakan sunah Tawaf, banyak sekali para jemaaah yang melakukan hal yang sama seperti kami, setelah putaran ke dua ternyata, Hajar Aswad persis di depan kami, Syukur Alhamdullilah dapat menciumnya, sekali lagi kemudahan dari Allah SWT diperlihatkan kepada kami.

Sholat, zuhur, Ashar, Magrib  dan Isya kami lakukan di Mesjid dengan selingan, sesekali cuci mata di sekitar Hotel hehehhee, sayang nya Pasar Seng sudah rata dengan tanah…….., jadi tidak ada lagi makanan atau minuman dengan harga  1 real, atau 2 real ,  yang paling murah 5 atau 10 real…….., hmmmmmm menguras kocek yang agak lumayan hehhehe,.

Rombongan kami mengadakan ziarah ke Jabal Tsur, dan Jabal Rahmah hmmmmmm jangan salah pasti naik Onta, tapi kita harus betul-betul menawar harganya, karena kalau langsung naik,  dan dia foto dengan cameranya wahh dia akan minta di bayar 20 real. Mahal juga khan ???, tapi kalau mau beli hati Unta ( yg sudah dikeringkan) atau batu cin cin  wuaahhhhh banyak sekali disitu.

Suatu ketika kami akan melaksanakan sholat magrib, masih ada waktu untuk tawaf syunah…..teman sekamar bilang,  kita 2 putaran aja yaaaaa,  mengganti sholat tahyatul Masjid, saya bilang “ kalau penuh ya kita jangan memaksa, putaran ke 3 posisi kami persis di dinding kabah, sehingga untuk mencapai Hajar Aswad hanya beberapa langkah lagi, Alhamdullilah tanpa bersusah payah kami berdua dapat mencium kembali, lalu melanjutkan putaran ke 4, bisa masuk di dalam Hijir Ismail, kalau kami bisa hitung mungkin lebih dari 50 orang,  kami dapat sholat di dalam, awalnya posisi kurang enak karena masih penuh,  lalu sholat lagi, karena merasa belum di usir, sholat lagi dan berdoa…….,  setelah sholat sampai 4 kali,  Ya Allah  Maha Besar Engkau ketika kami salam ke kiri dan kekanan, ternyata  kami sholat di dalam dengan penuh penjagaan yg ketat hanya 4 orang, karena jemaah yang lain dilarang untuk masuk kedalam  saya tak kuasa untuk tidak menangis…….., sambil bercucuran air mata…..berdoa dan menengadah ke langit rupanya saya persis sholat di bawah pancuran Mas. Sungguh Maha Besar Engkau Ya ALLAH yang telah memudahkan kami dalam menjalankan Umroh ini. Semoga Keluarga, Anak-anak , saudara dan Teman-taman kami semua, dapat merasakan kebahagiaan dan kemudahan  seperti yang Engkau berikan kepada kami YA ALLAH.

Tibalah waktunya untuk meninggalkan Kota Mekah ,  kami melakukan Tawaf  Wada, yaitu tawaf perpisahan, doa yang disampaikan sangat indah diantaranya ada kalimat “ Wahai Tuhan Yang Maha Mendengar dengarkanlah Permohonan Kami, Wahai Tuhan Yang Maha Memperbaiki , perbaikilah aku, Wahai Tuhan Yang Maha Pelindung , Tutuplah Aibku, Wahai Tuhan Yang Maha Kuasa Mengembalikan ‘ Kembalikanlah aku ke Ka’bah ini dan berilah aku rizqi untuk mengulanginya berkali-kali dalam keadaan bertaubat dan beribadat. Ya Allah pelihara lah aku dari kiri, kanan depan dan belakang dari atas dan dari bawah  , sampai Engkau  mengembalikan kepada keluarga ku,                                                                                                                                                                      Kami Kami dan rombongan meninggalkan Kota Mekah  Ba’da Asar,  menuju  Jeddah – Kota yang sangat Indah dan bersih , yang merupakan pusat Pemerintahan Kerajaan Saudi Arabia,  jarak yang ditempuh hanya Kira-kira 60 Km,  1 jam tanpa terasa sudah sampai di sepanjang Laut Merah – berhenti di Mesjid Terapung, dinamakan terapung karena pondasinya memang ditancapkan di laut, Mesjid yang sangat Indah dengan cat warna Putih bersih, banyak sekali para Jemaah dari Negara-negara lain yg singgah di Mesjid terapung ini, oh ya sekali lagi saya membeli Kurma Muda…….dan ternyata yang berjualan disini banyak dari Madura, yang sudah lama bermukim di Jeddah.

Menjelang Magrib kami sampai di Hotel, Hotel yang Mewah dengan lampu-lampu yang sangat indah  dan tentunya karpet-karpet terhampar sangat empuk, dengan aneka warna yang cerah , diberitahu oleh ketua rombongan, setelah sholat Isya ..akan city tour  dan belanja di Balad. Saya tidak membayangkan Balad itu seperti apa,  ternyata pusat pertokoan yang sangat ramai, dan  banyak sekali orang Indoesia yang berjualan disitu. Mau beli parfum merk apaun ada mau yg dari Paris atau pun asli Arab…tersedia dengan harga yang jauh lebih murah, dibandingkan di Mekah ataupun Madinah. Dan jangan salah Uang Rupiah  Indonesia laku boooooooooooo……………..,  duh senengnya,  padahal………………Uang real  sudah kerontang………….gubrakkkkk…rasanya gembira bukan main bisa beli dengan rupiah hahahahahah.

 Setelah sarapan pagi, kami menuju Bandara King Abdul Aziz,  setelah pemeriksaan dokumen-dokumen dan tiket,  langsung menuju Pesawat , namun seperti keberangkatan , kepulangan pun via Bahrain dan KL, namun tidak menginap hanya transit beberapa jam saja. Rasanya sudah ingin sampai ke rumah bertemu dengan  keluarga di pesawat terasa sangat lama, dan akhirnya dipaksakan untuk memejamkan mata, ternyata waktu subuh sudah terlewat beberapa menit, ketika terbangun, terdengar pengumuman kira-kira 15 menit lagi akan mendarat di KL.  Bandara KL sangat mewah  berbagai macam coklat dijual disana, dan tidak dikenakan pajak.

Teringat akan si cucu yang menyukai coklat  dan pesanan Boneka Barby………..hmmmmmm membuat mata ijo melihatnya hehehe.  Setelah sholat Zuhur…….Pesawat MAS take off. Menuju Bandara Sukarno Hatta,  hampir 1 jam perjalanan, di luar keluarga sudah menjemput……saya mengucap Syukur Alhamdulillah kembali ke rumah dengan selamat.

Itulah sekelumit perjalanan Umroh saya, mohon maaf kalau tutur kata / bahasanya masih berantakan, maklum bukan penulis hehehhehehe.

Wassalamuallaikum Wr. Wb.

Jakarta,  17 Mei 2008
Setelah sarapan pagi, kami menuju Bandara King Abdul Aziz,  setelah pemeriksaan dokumen-dokumen dan tiket,  langsung menuju Pesawat , namun seperti keberangkatan , kepulangan pun via Bahrain dan KL, namun tidak menginap hanya transit beberapa jam saja. Rasanya sudah ingin sampai ke rumah bertemu dengan  keluarga di pesawat terasa sangat lama, dan akhirnya dipaksakan untuk memejamkan mata, ternyata waktu subuh sudah terlewat beberapa menit, ketika terbangun, terdengar pengumuman kira-kira 15 menit lagi akan mendarat di KL.  Bandara KL sangat mewah  berbagai macam coklat dijual disana, dan tidak dikenakan pajak.

carita tembangDecember 10, 2008 8:34 pm

Artist : Chrisye
Chrisye - Ketika Tangan dan Kaki Berkata

Akan datang hari mulut dikunci
Kata tak ada lagi akan tiba masa
Tak ada suara dari mulut kita

Berkata tangan kita tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita kemana saja dia melangkahnya
Tidak tahu kita bila harinya tanggung jawab, tiba…

Rabbana…….. tangan kami
Kaki kami mulut kami
Mata hati kami luruskanlah
Kukuhkanlah di jalan cahaya sempurna

Mohon karunia kepada kami
HambaMu yang hina

carita islamiDecember 9, 2008 2:38 am

Kumargi Indonesia nuju mayunan pemilihan umum tahun payun. Abdi gaduh artikel kenging nyandak tina kumpulan cerpen. Artikel iyeu contoh kanggo para pamimpin. Tah kumargi kitu sarengan kampanyeu ku para bapak2 nu haroyong jadi pamingpin, mugi2 wae sateuacana aranjeuna nyalonkeun diri, muga2 artikel iyeu tiasa kaaos ku aranjeuna nu harayang jadi pamingpin. Tah saurkeun iyeu hiji syaratna kanggo ngajadi capres. Kudu nyaah ka rakyat, merhatikeun rakyat sapertos carita di handap iyeu…he he he….Artikel iyeu diserat ku bahsa Indonesia tapi ku sim kuring di terjemahkeun kana basa sunda. Punten pang marioskeun bilih aya nu teu merenah nerjemahkeun nana. Artikel atawa carios aslina iyeu dicandak tina kumpulan carpon anu judulna “DIATAS SAJADAH CINTA” karangan Habiburrahman El Shirazy. Mugi2 cariosan iyeu tiasa dibaca ku para pamingpin atanapi calon pamingpin nu ngartos bahasa sunda. 

BUKTOSNA PAMINGPIN NYAAH KA RAKYAT

Hiji peuting Khalifah Umar bin Khattab r.a kaluar rek nempo kaayaan rakyatna. Anjeunna di sarengan ku salah saurang badegana. Aranjeuna duaan parapah (laleumpang) ngaliwatan jalan2 leutik di jero kota Madinah. Tikajauhan Umar ningali aya cahaya seuneu nu hurung.   “Kuring nempo aya nu katiisan, hayu urang tempo kaditu” Saur Umar ka badegana”
Umar jeung badegana buru2 leumpang nuju ka tempat hurungna seuneu. Terus Umar ngadeukeutan . Anjeuna manggihan aya awewe jeung anak2na nu masih laleutik. Anak2 na careurik kalaparan.
“Kuring lapar ma, kuring hayang dahar ma……geus dua poe kuring teu dahar jeung hawa kacida tiisna. Beuteung peurih.” Ceuk salah sahiji anakna.
“ Maneh jeung adi2 maneh tungguan heula sakeudeung tepi ka asakna kadaharan!. Ceuk indungna ka anakna ngupahan supaya cicing.
“Kuring jeung adi2 geus nungguan ti sore keneh, kunaoan atuh kadaharan teh can asak wae, ma?  Tepi ka iraha kuring jeung adi2 kudu nunggu? Ceuk budak nu hiji deui.
Indungna cicing teu bisa nembalan. Barengan waktu harita Umar ngadeukeutan nu keur gunem catur bari uluk salam,
“Assalamualaikum”
“Waalaikumsalam,” Ceuk si ibu.
Naha kuring meunang deukeut? Ceuk Umar
“Deukeutan mun mawa kaalusan mah, lamun henteu mah balik wae!”
“Aya kajadian naon didiyeu?”
“Kuring sa-anak2 geus dua poe teu manggih dahar, kuring saanak-anak katiisan jeung kalaparan!”
Umar terus mencrong ka barudak nu keur careurik ngurilingan pariuk, Umar nanya,
“Kunaon barudak careurik?”
“Kalaparan jeung katiisan?”
“Terus naon eta nu aya di jero pariuk?”
“Cai. Supaya maranehna cicing jeung sinah sare”
“Naha atuh anjeun lain bebeja ka Khalifah Umar?”
“Sakuduna anjeuna nu kudu nyaho kaayaan kuring jeung barudak.  Anjeuna boga kuda jeung rebuan pagawena jeung bala tantarana. Kuduna anjeuna teu meunang sare ngeunah di bumina semantara (naon basa sundana?) aya rakyatna siga kuring jeung barudak nu kalaparan jeung katiisan.”
Ngadenge carita awewe eta, hate Umar ngarasa peurih. Awewe eta teu nyahoeun yen nu aya di hareupeunana teh Khalifah Umar ku anjeun.
Buru buru Umar mangkat ngajak badegana ka gudang tempat neudeun bahan kadaharan nyaeta gandum. Umar nyokot sakarung goni gandum,
Ceuk Umar “ Hayu angkat ka pundak kuring!”.
Badegana nyaram jeung ngomong: “Ulah ku salira Khalifah, keun ku sim kuring nu manggulna!”.
Nguping ucapan badegana Umar ngambeuk bari jeung pokna: “Naha maneh wani manggul dosa kuring di aherat engke”
Badegana cicing teu bisa ngajawab. Terus manehna ngangkat karung goni ka pundakna Umar. Umar oge mawa sababaraha leter minyak samin. Buru buru Umar balik deui ka imahna awewe tadi. Anjeuna teu ngarasakeun beuratna karung jeung tiisna peuting. Waktu geus tepi ka imah awewe tea, seuneu nu dipake mirunan keur masak cai,  geus mimiti rek pareum. Barudak oge geus sarare. Umar ngencagkeun karung goni jeung minyak samin dina taneuh. Terus Umar ngasupkeun sababaraha potongan suluh terus ditiup, seuneu nu geus rek pareum teh nepi ka hurung deui. Umar nyandak gandum tea ku panangan nana, terus di asupkeun ka cai nu geus ngagolak, terus diaduk nepi ka adonan roti eta asak. Anjeuna pok nyarios ka awewe tadi.
“Ayeuna harudangkeun anak-anak anjeun sina dalahar”.
Barudak nu keur sarare bari kalaparan teh harudang terus dalahar meni paronyoeun naker. Sanggeus sareubeuheun dalahar, barudak terus arulin nu ahirna barudak sararena tibra.
Pok awewe eta ngomong, “JAZAKALLAH KHAIRA, Mudah-mudahan Allah ngabales kana kasaean salira pahala nu seueur!”
Sateuacana Umar ninggalkeun awewe eta, pokna: “Isukan datang ka tempatna Khalifah Umar, anjeuna bakal mere ka anjeun santunan Nagara nu geus jadi hak anjeun!”
Isukna eta awewe mangkat ka tengah2 kota Madinah rek ngadeuheus ka Khalifah Umar bin Khattab ra. Si awewe eta ngarasa kaget barang amprok jeung Khalifah Umar.  Teu nyangka lalaki nu tadi peuting manggul karung goni jeung nu mangmasakkeun roti gandum teh Khalifah Umar ku anjeun.

carita kopasanDecember 5, 2008 4:50 am

gambar oleh: Si Kunyang

Artikel ini saya terima dari email teman maya saya yang di Karawang. Yah sekedar untuk melemaskan urat2 yang menegang dari problema2 se-hari2, marilah kita ketawa sejenak, untuk relaxtation. Marilah kita baca: Ini percakapan antara mbak Sum dengan pacarnya Robi (si Bule) dalam surat.

Isi suratnya sebagai berikut:

Hi Robbie, with this letter I want to give know you
(Hai Robbie, bersama surat ini saya ingin memberitahu kamu)

I WANT TO CUT CONNECTION US
(SAYA INGIN MEMUTUSKAN HUBUNGAN KITA)

I have think this very cook cook
(Saya telah memikirkan hal ini masak-masak)

I know my love only clap half hand
(Saya tahu cinta saya hanya bertepuk sebelah tangan)

Correctly, I have see you go with a woman entertainment at town with my eyes and head myself
(Sebenarnya, saya telah melihat kamu pergi bersama seorang wanita penghibur di kota dengan mata kepala saya sendiri)

You always ask apology back back times
(Kamu selalu minta maaf berulang-ulang kali)

You eyes drop tears crocodile
(Matamu mencucurkan airmata buaya)

You correct correct a man crocodile land
(Kamu benar-benar seorang lelaki buaya darat)

My Friend speak you play fire
(Teman saya bilang kamu bermain api)

Now I know you correct correct play fire
(Sekarang saya tahu kamu benar-benar bermain api)

So, I break connection and pull body from love triangle this
(Jadi, saya putuskan hubungan dan menarik diri dari cinta segitiga ini)

I know result I pick this very correct, because you love she very big from me
(Saya tahu keputusan yang saya ambil ini benar, karena kamu mencintai dia lebih besar dari saya)

But I still will not go far far from here
(Namun saya tetap tidak akan pergi jauh-jauh dari sini)

I don’t want you play play with my liver
(Saya tidak ingin kamu main-main dengan hati saya)

I have been crying night night until no more eye water thinking about your body
(Saya menangis bermalam-malam sampai tidak ada lagi airmata memikirkan dirimu)

I don’t want to sick my liver for two times
(Saya tidak mau sakit hati untuk kedua kalinya)

Safe walk, Robbie!
(Selamat jalan, Robbie!)

Girl friend of your liver
(Kekasih hatimu)

Note:
This river I forgive you, next river I kill you!
(kali ini aku maafkan kamu, lain kali kubunuh kau!)

Ha……ha…..ha… ih jadi seuseurian sorangan meni nyeri kulit beuteung…..

carita islamiDecember 1, 2008 11:50 pm

SARITILAWAH SURAH YAASIIN

Di cokot tina buku Surah Yaasiin tarjamahna dina basa sunda ku: Drs Hidayat Suryalaga.

Hayu urang baca sugan wae jadi pepeling.

Yaasiin (1)

SINOM

Demi qur’an pinuh hikmah

saestuna nu sayakti

anjeun teh salah saurang

Rosul utusan Illahi

Lumampah di jalan suci

Di jalan lempeng lumaku

Mungguh Kitan al-Qur’an

Wahyu ti Illahi Robbi

Gusti Allaoh Perkasaa tur Maha Heman (2-5)


Allah ngalungsurkeun Qur’an

sangkan andika mepeling

mepelingan umat-umat

ngingetan ngajakan eling

ngajak eling kaa Gusti

ngajakan kaa kaum-kaum

kaum anu karuhuna

can kungsi meunang pepeling

anu matak eta umat the balangah (6)


Saestuna satemenna

bakal karandapan pasti

dawuhan Allah tumiba

katangtosan ti Ilahi

keur sawarehna jalmi

ti antara eta kaum

ti antara maranehnaa

ari sabana geus sidik

maranehna henteu bae daek iman. (7)


Saestuna satemenna

kersaning Ilahi Robbi

maranehna teh dibanda

dikongkorangan ku tali

dibakutet ku tali

beuheungna teh di belenggu

leungeunna seug diangkat

atuh gadona katarik

balukarna salawasna teh taranggah (8)


Lajeng kersaning Pangeran

ngadingding aya pipinding

di hareupeun maranehna

di tukangeunnana deui

teu bisa usik malik

panonna oge di tutup

direumpeukan paningalna

rampang reumpeung lolong sidik

kitu pisan Pangersana Nu Kawasa (9)


Ari pikeun maranehna

nya sarua bae sami

estu teu aya bedana

najan ku anjeun di geuing

atawaa teu di geuing

angger bae moal nurut

dasar manusa wangkelang

wangkelang bedang teh teuing

angger bae maranehna moal iman. (10)


Lamun ku urang di tengetan eta saritilawah nu di cokot tina surat yaasiin. Didiyeu Allah SWT nguningakeun yen diantara mahlukna masih aya wae geuning jalma nu wangkelang, heuras asa iyeu pinter aing, wani nyasaak, ngahina, ngarendahkeun martabat jalma. Padahal sagala kakayaan jelema, kapinteran jelema, ka kuatan tanaga jelema di iyeu bumi, sadayana datangna ti Allah, sadayana paparin ti Allah. Pepeling ka jalma nu beunghar, nu pinter jeung nu kuat , coba sing dibarengan ku sipat handap asor, sopan santun, nyaah kasasama, murah hampura, nulung kanu leutik jeung nu lemah. Eta teh bakal luhur martabatna payuneun Gusti Anu Mahaesa. Enya memang aya asana mah hadisna mun teu salah nu kiyeu unina dina basa Indonesia : “ABAIKAN ORANG2 BODOH” Tapi lain maksudna kudu di hina atawa direndahkeun martabatna. Maksudna abaikan orang bodoh didiyeu teh lamun jelema2 bodo iyeu teu beunang di ajar, teu beunang di papatahan jeung teu beunang di nasehatan, tah didiyeu nu hartina kudu diabaikan teh. Mudah2a wae hayu urang kudu mawas diri unggal usik. Keur ngingetan urang sorangan. Hampura mun aya caritaan nu teu dina tempatna maklum da kuring mah lain tukang nulis.

carita kuring 2:37 am

Hari Rabu pagi2 saya sudah siap untuk berangkat ke shopping centre untuk memasukan surat penting ke kantor pos. Saya ambil mall yang dekat yang ada kantor pos nya. Yah kira2 5 menit driving dari rumah saya. Sesampainya di mall saya langsung memasukan surat dulu ke kotak pos yang sudah tersedia di depan mall itu. Kemudian saya masuk ke dalam mall nya hanya untuk belanja sedikit yang diperlukan untuk keperluan dapur.

Setelah saya dapatkan apa yang saya perlukan, nggak begitu banyak macamnya. Saya melihat durian di tempat sayuran. Saya inget si teteh seneng durian, kemudian saya ambil satu. Karena sudah semua yang saya perlukan didapat, saya langsung ke kasir untuk membayar barang2 yang saya beli. Sebelum si kasir memasukan ke scanner barang2 yang saya beli, saya minta tolong dulu untuk me ngecheck durian berapa kilo dan berapa harganya, karena saya melihat harga di tempatnya bertuliskan $5.75 per kilo. Karena takut kemahalan mangkanya saya suruh di check dulu.

Anak laki2 yang di kasir memasukan kode di kertas yang ada di durian ke mesin scanner. Dia tidak melihat tanda2 harga durian itu di mesin. Dia keliatan bingung dia tanya supervisor dari kejauhan hanya dengan body language. Karena kesalahan mesin ahirnya si kasir ngasih durian ke saya tanpa dibayar alias saya dapat durian gratis. Memang disana kalau orang belanja terus ada kesalahan di mesin, si kasir tidak menghargakan barang itu. Jadi kita dapat barang gratis. Atau kalau kita memecahkan atau merusak barang masih di dalam toko, kita nggak usah mengganti barang yg kita rusakan secara tak di sengaja itu.

Oh iyah sebelum saya masuk ke toko grocery itu, saya pergi dulu ke tempat perbaikan arloji, karena arloji saya tidak jalan gara2 saya lupa disimpen di pesak celana, dan celana itu sama erlojinya di masukan ke mesin cuci.

 Jadi saya tinggalkan erlojidi itu ditoko yang mau memperbaiki. Saya takut batreynya soak atau rusak.

Setelah saya selesai belanja dan mendapatkan durian gratis, saya mau ngambil erloji. Sesampainya di toko erloji, si laki2 penjaga toko itu bilang ke saya bahwa erloji itu  didalamnya banyak karatan kalau batrey katanya masih bagus, Dia menyarankan untuk di bawa ke toko mas, supaya bisa disikat yg karatan didalamnya. Yah mungkin karatnya itu karena erlojinya masuk mesin cuci dan pasti banyak air yg masuk kedalam erloji itu sehingga menimbulkan karatan.

Terus saya tanya berapa harus saya bayar untuk kerjaan dia memeriksa erloji saya, dia bilang nggak usah bayar karena dia tidak mengganti battery erloji saya. Padahal dia harus membuka erloji dan memeriksanya. Tapi entah kenapa dia tidak meminta upah kerjaan yang dia lakukan. Kedua kalinya dalam hari itu saya mendapat keuntungan yang tidak usah mengeluarkan uang………..Yah mungkin ini yang disebut   MY LUCKY DAY……..